Tesla Masuk Malaysia, Menko Luhut Sebut Cuma Buat Jualan

Tak Berkategori

Senin, 14 Agustus 2023 – 21:20 WIB

Jakarta – Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan baru saja kembali dari Amerika Serikat, salah satunya agenda bertemu CEO Tesla, Elon Musk untuk membicarakan kepastian investasi Tesla di Indonesia. 

Baca Juga :

Ini Ragam Mobil Listrik yang Bisa Dibeli di GIIAS 2023

“Selama kurang lebih dua setengah jam, saya berdiskusi dengan Elon Musk terkait perkembangan ekonomi Indonesia dan kondisi terkini Tesla,” ujarnya melalui dari Instagram resminya, dikutip VIVA Otomotif pada Senin, 14 Agustus 2023. 

Menurutnya, Tesla saat ini masih menunda investasi di negara manapun. Ada dua hal yang jadi penyebabnya yaitu overproduksi dan kondisi ekonomi global yang kurang baik saat ini. 

Baca Juga :

Dari Bintan, 8800 Kilogram Kopi Kapsul Diekspor ke Amerika Serikat

“Kalaupun ada kita dengar di mana negara lain di Asia ini yang bekerja sama dengan Tesla, itu tidak lain hanyalah sebagai agen penjualan mobil saja. Kita pun kalau mau buat agen penjualan mobil bisa saja, tetapi bukan itu tujuan utamanya,” tambah Luhut. 

Tesla Model S P90D. Ilustrasi

Tesla Model S P90D. Ilustrasi

Baca Juga :

Temui Elon Musk, Luhut Pastikan Tesla Bukan hanya Tunda Investasi di Indonesia Saja

Sejauh ini, Tesla memproduksi mobil-mobilnya di tiga negara yang mewakili tiga benua. Pabrik Tesla sejauh ini ada di Amerika Serikat, China dan Jerman. Pabrik-pabrik tersebut memproduksi berbagai macam mobil listrik Tesla, baterai lithium-ion, hingga supercharger.

Sebagai informasi, sejak 2020 lalu, Pemerintah telah merayu Tesla untuk berinvestasi di Indonesia. Hal tersebut karena Indonesia sedang menggencarkan program hilirisasi nikel dan membangun ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi dari hulu ke hilir. 

Halaman Selanjutnya

Bahkan pada Juni 2022 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mengajak Elon Musk berdiskusi dengan CEO Tesla untuk berinvestasi Tesla. Pada pertemuan tersebut, Jokowi menjabarkan sejumlah alasan kenapa Tesla harus berinvestasi di Indonesia, misalnya kemudahan rantai pasok dari industri hulu ke hilir produksi kendaraan listrik.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *