Saat Jaksa Sebut Perbuatan Mario Dandy ke David Ozora Bukan Sekedar Penganiayaan, tapi Sadisme

Tak Berkategori

Rabu, 16 Agustus 2023 – 05:30 WIB

Jakarta – Mario Dandy Satriyo dinyatakan bersalah karena telah melakukan penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora. Jaksa penuntut umum (JPU) menilai bahwa perbuatan Mario adalah bentuk sadisme yang mengakibatkan pada kecacatan permanen pada otak David.

Baca Juga :

Ogah Patungan Beli Miras, Tohir Digebukin hingga Tewas Lalu Mayatnya Dibuang ke Sungai

Hal itu diungkap jaksa ketika membacakan analisa yuridis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 15 Agustus 2023.

Kemudian, jaksa menjelaskan akibat ulah Mario Dandy maka David mendapat luka fisik signifikan, yang mana detil luka fisik yang dijelaskan seperti luka lecet, luka memar, luka robek di bibir, dan bercak memar di otak. Luka itu memberikan gambaran sejauh mana tindakan tersebut menyebabkan cidera kepada tubuh korban.

Baca Juga :

Dituntut 12 Tahun Penjara dan Denda Rp120 M, Ini 5 Fakta Menarik Sidang Mario Dandy

“Ukuran luka dan bercak memar yang cukup besar menunjukkan intensitas dan keparahan dari serangkaian tindakan tersebut,” ujar jaksa di ruang sidang.

Mario Dandy, Shane Lukas, Sidang Tuntutan Ditunda

Mario Dandy, Shane Lukas, Sidang Tuntutan Ditunda

Baca Juga :

Shane Lukas Dituntut Bayar Restitusi Perawatan David Ozora, Jika Tak Sanggup Ditukar 6 Bulan Bui

Kemudian, lanjut jaksa, David pun mendapatkan luka fisik berupa dampak pada otak dan cacat permanen, yang mana berdasarkan informasi CT Scan, bengkak pada anak korban dan bercak memar akibat benturan keras meski tidak ada pendarahan dan keterangan.

Maka dari itu, perbuatan Mario Dandy pun dinilai telah memberikan dampak serius kepada otak David. Keterangan dokter saraf memuat bahwa kondisi ini berpotensi mengakibatkan cacat permanen.

Halaman Selanjutnya

“Dampak pada otak dapat memiliki implikasi lebih mendalam, termasuk pada kognitif emosional dan fisik anak korban dalam jangka panjang. Analisa ini memberikan implikasi yang signifikan dari segi hukum maupun kemanusiaan,” ucap Jaksa.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *