Sinergi Dakwah Diwujudkan Dengan Menugaskan 6 Dai Muda Untuk Tugas Ke Pedalaman Sumut

JurnalPost.com – Indahnya kehidupan dibawah naungan cahaya islam hendaknya dirasakan secara luas dan merata oleh segenap masyarakat, tidak hanya diwilayah perkotaan tapi diharapkan juga dapat menjangkau masyarakat yang jauh diwilayah pedesaan dan pedalaman. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang berkesinambungan untuk dapat mewujudkannya.

Terbaru, dalam hal tersebut, Lembaga Zakat Baitul Maal Hidayatullah (BMH) mendukung penugasan dai ke pedalaman dan daerah minoritas Sumatera Utara. Mereka merupakan dai tangguh Hidayatullah yang tergabung dalam kordinasi Pusat Persaudaraan Dai Indonesia (Pos Dai) Sumut

Simbolik Wisuda dan Penugasan Dai ditandai dengan pengalungan Surban oleh ketua Pos Dai Sumut, Syukron Khairi Nasution yang didampingi oleh Manager Program dan pemberdayaan BMH Sumut, Usman Ali kepada setiap dai yang akan bertugas.

“Penugasan kali ini, ada 6 orang dai muda. Mereka akan melakukan dakwah di pedalaman melalui berbagai kegiatan pembinaan dan pendidikan. Daerah prioritas tujuan dakwah mereka di kabupaten Samosir, Dairi, Labuhan Batu Utara dan Labuhan Batu Selatan. Mereka bertugas tanpa batas waktu,” Ujar General Manager BMH Sumatera Utara, Lukman BAMS, Sabtu (20/1).

Para dai sangat berbahagia mendapat tugas dakwah ke daerah. Seperti dituturkan oleh Damar (20 th) asal Tanjung Balai yang mendapat tugas di Labuhan Batu Selatan. “Melalui wisuda dan penugasan ini semoga ditempat tugas nanti kami dapat memberikan yang terbaik kepada masyarakat, Dalam penugasan dibutuhkan banyak pengorbanan, semoga perjuangan ini dapat mendukung terbangunnya peradaban islam.

Hal sama juga disampaikan Arifmansyah Zendroto (20 thn), asal Pulau Nias yang mendapat tugas di kabupaten Dairi. ” terimakasih dukungannya pada kegiatan Sekolah Dai yang telah melahirkan dai seperti kami.

Peran dan kiprah para dai tidak sebatas dakwah dengan lisan, diharapkan hadirnya menjadi penyelesai problema masyarakat. “Mereka hadir sebagai guru dan pemberdaya juga. Pahlawan kebaikan”, Tambah Lukman.

Baca Juga  YUDISTIRA.NET Hadirkan Jasa Convert Saldo PayPal dan Payoneer untuk Freelancer Luar Negeri

Terkait kualitas dai muda yang ditugaskan kali ini, mereka adalah lulusan dari program Sekolah Dai Medan angkatan pertama. Dimana melalui program tersebut, mereka menjalani pendidikan selama 1 tahun secara gratis. Berbagai pengetahuan dan keterampilan diberikan kepada mereka dalam masa pendidikan.

Mereka di bimbing oleh para praktisi dakwah yang telah lama berkecimpung dalam perjuangan dakwah, khususnya didaerah pedalaman. Jadi, pengetahuan dan bekal yang mereka miliki sangat berkesesuaian dengan kondisi arena dakwah di masyarakat.

Tingginya kebutuhan dai, khususnya yang dakwah di pedalaman, menggerakkan Hidayatullah sebagai ormas terbesar ke 3 di Indonesia menguatkan peran melalui berbagai upaya dan kreatifitas untuk melahirkan kader dai. Melalui Sekolah Dai yang telah berjalan beberapa kota, diharapkan menjadi lumbung pembibitan kader dai yang siap tugas.

Problematik pembiayaan yang kerap dihadapi dalam mengkesinambugkan program pembibitan dai ini dapat diurai dan dituntaskan dengan optimalisasi penyaluran zakat dan infaq melalui lembaga resmi seperti BMH yang telah mendapat izin operasional dari Kementerian Agama.

Zakat dan sedekah yang disalurkan melalui BMH menjadi instrumen perekat dalam menjaga harmonisasi dan melanggengkan sinergi dalam meluaskan dakwah dan pembinaan hingga jauh ke wilayah pedesaan dan pedalaman nusantara. (Lbams)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *