Pentingnya Kesehatan Mental: Sering Diabaikan, Jarang Diperhatikan

JurnalPost.com – Kesehatan mental seringkali menjadi topik yang terabaikan dan kurang mendapat perhatian karena tertinggal di bawah bayang-bayang kesehatan fisik. Stigma dan minimnya edukasi membuat banyak orang enggan membahasnya bahkan ketika mereka sendiri telah berjuang dengan masalah mental yang mengantarkan mereka dalam kesunyian dan terabaikan.

Penting untuk diingat bahwa kesehatan mental sama pentingnya dan kesehatan fisik. Pikiran dan emosi kita memiliki pengaruh besar pada bagaimana kita menjalani hidup. Ketika kesehatan mental kita terganggu, kemampuan kita untuk bekerja belajar menjalin hubungan dan menikmati hidup pun terpengaruh. Bagaikan badai yang menggerus kebahagiaan dan menghambat potensi diri.

Sayangnya, masalah kesehatan mental seringkali tidak terlihat. Gejalanya bisa beragam dari kecemasan dan depresi hingga insomnia perubahan nafsu makan dan kesulitan berkonsentrasi. Hal ini membuat banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki masalah kesehatan mental. Ketidaktahuan dan rasa malu mengantarkan banyak orang terjebak dalam kebingungan, tak menyadari bahwa mereka tengah dilanda krisis mental.

Stigma terhadap kesehatan mental masih menjadi salah satu hambatan terbesar dalam mendapatkan bantuan. Banyak orang yang enggan mencari bantuan karena takut dihakimi dan di-cap “gila” atau “tidak waras” oleh orang lain. Kurangnya edukasi juga membuat banyak orang tidak tahu di mana harus mencari bantuan atau langkah apa yang harus dilakukan.

Saatnya kita mendobrak tembok stigma dan membuka ruang dialog tentang kesehatan mental. Dengan membicarakan topik ini secara terbuka dan tanpa rasa malu, membagikan pengalaman pribadi atau kisah inspiratif untuk menentukan stigma, dan membangun pemahaman yang lebih baik. Edhttps://www.who.int/teams/mental-health-and-substance-useukasi diri dan orang lain tentang kesehatan mental dan bantu mereka untuk memahami bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masalah ini.

Baca Juga  Bagaimana Eksistensi Hukum Indonesia terkait kasus 271 T?

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental:

● Mendidik diri sendiri tentang kesehatan mental. Semakin banyak yang kita tahu tentang kesehatan mental, semakin mudah bagi kita untuk memahami dan membantu orang lain.
● Berbicara tentang kesehatan mental secara terbuka. Berbagi pengalaman pribadi atau cerita orang lain dapat membantu mengurangi stigma dan mendorong orang lain untuk mencari bantuan.
● Menjadi pendengar yang baik bagi orang lain. Tawarkan dukungan dan dorongan kepada orang yang sedang berjuang dengan masalah kesehatan mental.

Kesehatan mental bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan isu kolektif yang membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak. Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih terbuka dan suportif bagi orang-orang dalam masalah kesehatan mental. Kita dapat membantu mereka mendapat bantuan yang mereka butuhkan dan menjalani kehidupan yang bahagia dan produktif.

Ingatlah, kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik, jangan abaikan kesehatan mental anda. Jika Anda membutuhkan bantuan, jangan ragu dan takut untuk mencari bantuan.

Oleh: Khaerunnisa Rivayani (Mahasiswa Prodi Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University)

Refesensi
World Health Organization
https://www.who. int/teams/mental-health-and-substance-use

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *